Durian dalam kopi tubruk di Kafe Raja Tubruk di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Berita Terkait
Enaknya Menyeruput Kopi di Air Terjun Ampadoap Talaud
Kuliner Penyatu Budaya
Citilink-Kapal Api Pertahankan Kelebihan Kopi Lokal di Pesawat
Roti Durian Panglima, Oleh-oleh Khas Samarinda
Sup Durian di Bandung Ini Buat Ketagihan
1
BALIKPAPAN, KOMPAS. com – Dunia kuliner mengetahui minuman ala tubruk juga sebagai sajian lewat cara paling simpel. Seumpama kopi tubruk, orang tak asing karena kopi kering yang digiling lembut itu diseduh, di beri gula, baru diseruput. Sajian style ini setara rumahan atau tradisional. Kopi tubruk murni memercayakan enaknya kopi beraroma dengan rasa asam sesuai sama selera yang tertinggal.
Pengalaman ngopi ala rumahan nampaknya bakal jadi tambah saat temukan sajian langkah tidak sama. Bagaimanakah apabila kopi yang pahit manis itu mempunyai kesan durian dengan sedikit entakan alkohol? Penyajiannya juga sama yaitu diseduh berbarengan daging durian.
Kopi diseduh dengan durian ini dapat didapati Kafe Raja Tubruk yang terdapat di depan check point calon penumpang pesawat di lantai tiga Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kopi Durian ini jadi andalan dari enam varian ngopi di Raja Tubruk.
“Diseduh serta ditubruk dengan susu, durian, atau air kelapa, serta yang lain. Orang ngopi itu tak perlu ribet, orang dahulu ya ngopi tidak butuh ribet, tinggal seduh saja, ” kata Food and Baverage Manager Angkasa Pura Retail (APR), Emmy Tobing.
APR adalah anak usaha Angkasa Pura I (Persero), yang bergerak di usaha ritel. Raja Tubruk adalah salah satu kafe serta resto yang dibikin APR.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar